Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jangan Panik, Inilah 11 Cara Merawat Android agar Tidak Mudah Lemot dan Awet

Jangan Panik, Inilah 11 Cara Merawat Android agar Tidak Mudah Lemot dan Awet
Smartphone Android merupakan produk ponsel pintar yang banyak digunakan di Indonesia karena memiliki berbagai harga yang lebih terjangkau. Sayangnya banyak ponsel Android menjadi lemot dan menjadi tidak awet. Sobat dapat melakukan cara merawat Android di bawah ini agar ponsel lebih tahan lama dan tentu saja tidak mudah lemot. Baca juga Mengatasi iphone yang lemot.

Install Aplikasi Seperlunya

Saat pertama membeli ponsel Android sobat harus benar-benar mempertimbangkan untuk install aplikasi yang benar-benar berguna. Hal ini terutama jika ponsel memiliki ruang penyimpanan RAM yang tidak terlalu besar. Apabila aplikasi tertentu tidak dapat diuninstall, maka sobat dapat menonaktifkan atau force stop agar tidak memakan banyak memori RAM.

Mengurangi Aplikasi Berjalan

Mengurangi aplikasi berjalan di background menjadi cara merawat Android agar tidak lemot lainnya yang bisa sobat lakukan. Aplikasi yang berjalan pada background akan membuat Android menjadi lebih cepat lemot. Untuk mengatasinya, sobat dapat mengeluarkan program dari berbagai aplikasi yang berjalan pada background dengan mudah.

Tidak Menggunakan Wallpaper Bergerak dan Banyak Widget

Wallpaper dan widget dapat menjadi cara untuk memperindah tampilan depan dari Android. Namun, jangan sebaiknya memilih wallpaper tidak bergerak tetapi dapat memperindah tampilan dan memasang widget seperlunya saja. Wallpaper bergerak dan widget yang terlalu banyak akan membuat baterai mudah habis dan memori RAM lebih cepat berkurang.

Charge Baterai Android dengan Benar

Cara merawat android agar tidak cepat rusak juga meliputi cara mengisi daya baterai yang benar. Cara yang benar adalah mengisi baterai hingga benar-benar terisi penuh sebelum menggunakan ponsel sobat untuk berbagai kegiatan. Hal ini karena dapat menyebabkan pengisian baterai menjadi lama bahkan dapat menyebabkan smartphone rusak karena baterai mudah drop.

Tepat Menggunakan Memori Tambahan

Menggunakan memori tambahan atau eksternal menjadi solusi untuk menambah kapasitas penyimpanan dari ponsel sobat. Namun, menggunakan memori tambahan ini harus disesuaikan dengan ketentuan dari pembuat ponsel. Sebab meskipun ponsel mampu menampung kapasitas memori tambahan, ponsel akan terbebani oleh sistem operasi.

Bijak Menghubungkan Ponsel dengan Perangkat Lain

Sobat harus menggunakan cara yang tepat jika ingin menghubungkan ponsel dengan perangkat lain sebagai tips merawat Android. Pastikan bahwa perangkat lain seperti laptop tidak memiliki virus yang bisa membahayakan smartphone. Sobat bisa menggunakan card reader bukan usb untuk transfer file dan melakukan pengecekan dan pembersihan virus setelahnya.

Memasang Antivirus

Seperti yang sudah sobat ketahui, antivirus berguna untuk mengamankan software Android dari berbagai serangan virus. Aplikasi antivirus memiliki kesamaan dengan aplikasi bawaan yang akan selalu berjalan di background. Untuk itu sobat sebaiknya menggunakan satu antivirus saja saat ingin mengatasi perangkat android dari virus agar tidak membebani RAM dan ponsel.

Rutin Update Software

Cara merawat Android berikutnya adalah dengan segera melakukan update software setelah mendapatkan pemberitahuannya. Update software memiliki tujuan untuk memperbaiki permasalahan dan memberikan pengalaman lebih baik bagi pengguna. Tidak hanya untuk software, sobat sebaiknya segera melakukan update untuk aplikasi pada smartphone.

Membersihkan Cache

Cache berfungsi agar sobat dapat menggunakan smartphone lebih cepat dan lancar, tetapi jika semakin banyak akan membuat ponsel semakin lemot. Cache yang bisa sobat hapus adalah cache data untuk aplikasi dan cache partition untuk sistem. Cache sendiri adalah lokasi penyimpanan data dari aplikasi yang sedang atau pernah sobat gunakan.

Menonaktifkan Auto-sync

Terdapat fitur Auto-sync yang bisa sobat aktifkan agar akun pada Android dapat saling terhubung. Akan tetapi, jika sobat mengaktifkan fitur tersebut maka akan mempengaruhi kinerja Android yang bisa menjadi lebih lemot. Solusinya, sobat dapat menonaktifkan Auto-sync untuk merawat android agar tidak lemot, tetapi harus melakukan login jika ingin menggunakan aplikasi tertentu.

Kembali ke Pengaturan Pabrik

Cara merawat android agar awet dan tidak lemot selanjutnya adalah kembali ke pengaturan pabrik atau factory reset. Cara ini dapat sobat lakukan jika terdapat permasalahan tertentu dan dapat dilakukan secara berkala. Sebelum melakukan reset factory jangan lupa untuk backup date terlebih dahulu agar semua file atau data pada Android tidak hilang.

Itulah tadi berbagai cara merawat Android yang bisa sobat lakukan. Dengan penggunaan dan perawatan yang tepat maka Android sobat akan lebih awet.

Posting Komentar untuk "Jangan Panik, Inilah 11 Cara Merawat Android agar Tidak Mudah Lemot dan Awet"